Untuk kesekian kalinya, Riot Games menggugat Moonton

Riot Games, developer League of Legends, baru-baru ini menggugat developer Mobile Legends: Bang Bang, Moonton. Selain itu, seperti sebelumnya, Riot Games menggugat Moonton karena sejumlah alasan.

Gugatan diajukan pada Senin di pengadilan AS di California, tempat yang sama Riot menggugat Moonton Technology pada 2018. Dalam kasus sebelumnya, Riot menggugat Moonton karena game Mobile Legends meniru beberapa bagian dari League of Legends.

Riot Games Gugat Moonton, Ada Apa?

Seorang hakim federal menolak untuk meninjau kasus tersebut, memutuskan bahwa China adalah yurisdiksi yang lebih baik untuk membuat keputusan. Tencent Holdings, juga berbasis di China dan juga perusahaan induk dari Riot Games, sebelumnya telah memenangkan gugatan senilai $2,5 juta melawan Moonton.

Baru-baru ini, Riot Games mengajukan keluhan terhadap Mobile Legends: Bang Bang, di mana game ini berada di peringkat ke-67 di antara game strategi di platform Google Play dan App Store.

Salah satu topik yang sedang dibahas oleh Riot Games terkait gugatan Moonton adalah kemiripan skin K/DA Ahri dengan Guinevere. Secara keseluruhan, sebenarnya ada banyak kesamaan antara skin karakter Mobile Legends dan League of Legends.

lebih serius

Menariknya, plagiarisme yang dilakukan Moonton tidak hanya terbatas pada karakter saja. Karena dari segi pemasaran, mereka juga meniru beberapa hal yang dilakukan League of Legends.

Dari penggunaan font hingga materi pemasaran. Hal ini menyebabkan Riot Games tidak terima dan memutuskan untuk menggugat pengembang Mobile Legends: Bang Bang. Rekor itu tentu bukan pertanda baik bagi Moonton. Selain itu, game ini sudah memiliki reputasi yang sangat buruk di kalangan penggemar League of Legends.

Sumber :