Harga Atap Sirap Kayu + Contoh Desain dan Cara Pemasangan

⏩ Ragam contoh model atap sirap kayu desain klasik & elegan⭐ promo harga atap sirap termurah⭐ detail rangka & cara pemasangan sirap atap⭐!!

Kita ketahui bersama bahwa atap merupakan elemen terpenting dari rumah yang mampu memberikan perlindungan pada berbagai macam cuaca. Karena fungsinya yang sangat penting tersebut, atap muncul dengan beragam bentuk dan jenis. Salah satu jenis yang banyak digunakan saat ini adalah atap sirap.

Atap dengan bahan dasar kayu ulin ini menjadi variasi yang banyak dipilih karena dinilai lebih estetik. Agar lebih mengerti mengenai jenis atap ini, simak pembahasan mengenai model, harga, kekurangan kelebihan, serta cara pemasangan atap sirap di bawah.

Harga Atap Sirap Terbaru

harga atap sirap

Harga atap sirap bervariasi tergantung dari jenis kayu yang digunakan. Biasanya atap jenis ini dijual dalam bentuk paket yang satu paketnya terdiri atas 20 buah atap. Meski harus membeli dalam bentuk paket, namun Anda bisa memilih ketebalan sendiri.

Beberapa ketebalan yang sering tersedia di pasaran diantaranya yaitu 1 mm hingga 2 mm serta 4 mm hingga 5 mm. Semakin tebal atap yang Anda pilih maka harga atap sirap akan semakin mahal. Meskipun begitu, kekuatannya juga akan semakin tinggi sehingga bisa lebih awet. Berikut detail variannya.

Jenis Satuan Harga
Sirap Bitumen Tamko 1 M2 Rp. 120.250
Sirap Aspal 1 M2 Rp. 121.050
Sirap kayu Ulin Runcing 1 M2 Rp. 165.550
Sirap Motif Kayu Harflex 1 M2 Rp. 44.450
Sirap kayu Ulin Kotak 1 M2 Rp. 164.950
Sirap Polos Warna Kayu Harflex 1 buah Rp. 37.950
Nok Genteng Sirap Harfkex 1 Buah Rp. 62.850

Contoh Model Atap Sirap

model atap sirap

Contoh gambar diatas adalah salah satu model atap sirap yang diaplikasikan pada gazebo rumah. Model atap ini terbilang cukup unik sehingga penggunaannya juga cukup terbatas, apalagi di zaman modern seperti sekarang.

Beberapa bangunan yang menggunakan atap jenis ini biasanya yaitu keraton, museum, balai konservasi, rumah ibadah, hingga gazebo rumah.

Selain unik, rangka atap sirap juga terbilang sederhana namun menarik dan memiliki kesan yang menyenangkan. Meskipun begitu, masih ada juga yang menggunakan atap jenis ini sebagai atap rumah mereka. Contoh model atap sirap ada dua yaitu kerucut yang atasnya lancip dan persegi panjang dengan warna yang beragam pula.

Cara Pemasangan Atap Sirap

cara pemasangan atap sirap

Meski harus dipasang oleh ahli, namun Anda juga perlu mengetahui cara pemasangan atap sirap. Pemasangannya bisa dibilang gampang gambang susah, dimana harus ada pengukuran yang membuatnya lebih sulit. Langsung saja berikut ini adalah caranya:

  1. Langkah pertama

Langkah pertama untuk memasang rangka atap sirap adalah mengencangkan ventilasi yang berada di atas fasia. Hal ini berfungsi agar aliran udara bisa bertukar dengan mudah. Setelah itu baru kemudian Anda memasang lapisan bawahnya.

  1. Langkah kedua

Perbaiki reng agar bisa berfungsi dengan baik. Setiap reng harus terpisah dengan jarak sekitar 125 mm. Jarak antara tepi luar fasia dan reng juga harus 125 mm. Kemudian setelah itu berangkatkanlah jalur sirap yang pertama.

  1. Langkah keempat

Setelah itu, Anda bisa memasang staples atau kuku stainless untuk memperkuatnya. Jaraknya yaitu 28 mm dari pantat kursus dan 19 mm dari tepi atap. Pastikan bahwa pemasangannya sesuai agar atap berfungsi dengan baik.

  1. Langkah kelima

Langkah terakhir adalah memotong sirap dengan gergaji jika Anda sudah mencapai punggungan. Pertahankan pengukurannya sebesar 125 mm.

Kelebihan dan Kekurangan Atap Sirap

atap sirap

Sebelum memilih atap ini, Anda juga perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan atap sirap. Dari segi kelebihannya sendiri, atap jenis ini memiliki kelebihan yang cukup banyak yaitu sebagai berikut:

  1. Tahan panas

Atap berbahan material kayu ini mampu menyerap panas dengan baik. Panas akan ditahan pada kayu tersebut sehingga keadaan di bawahnya tidak akan panas, bahkan bisa terasa sejuk. Ini penting apalagi jika Anda menggunakannya sebagai atap rumah yang memang harus didesain dengan teduh agar membuat orang yang berada di dalamnya nyaman.

  1. Artistik dan unik

Pada umumnya hanya ada dua model yang bisa dipilih yaitu kerucut lancip dan persegi. Bentuk tersebut terkesan unik dan artistik sehingga membuat bangunan Anda mencolok. Apalagi warnanya juga beragam. Anda bisa menyesuaikan saja pilihan model dan warna dengan konsep rumah atau bangunan yang ingin dibangun.

  1. Tahan lama

Material kayu yang biasa digunakan atap jenis ini adalah kayu ulin. Kita ketahui bersama bahwa kayu ulin merupakan jenis kayu yang awet sampai puluhan tahun. Karena keawetannya tersebut Anda bisa sangat diuntungkan karena tidak perlu menggantinya untuk beberapa waktu ke depan.

  1. Beban Ringan

Kelebihan terakhir atap ini ada pada bobotnya yang ringan jika dibandingkan atap lain. Dengan begitu pengerjaan bisa lebih cepat sehingga pengeluaran berkurang.

Sedangkan untuk kelemahan dari atap jenis ini ada pada pemasangannya yang membutuhkan tenaga ahli. Jadi Anda tidak bisa memasangnya sembarangan karena perlu adanya analisis derajat kemiringan agar atap tidak mudah bocor dan keropos terkena terpaan cuaca.

Selain itu, Anda juga sulit menemukannya di pasaran karena jarang yang menggunakannya. Kelemahan lain dari atap jenis ini yaitu perawatan yang sulit karena kebocoran sulit dideteksi, variasi model hanya 2 saja, dan harganya relatif lebih mahal.

Ragam Model Atap Lainnya :
Atap Baja Ringan Atap Galvalum
Atap Spandek Atap Pelana
Atap Zincalume Atap Onduline

Dari contoh model atap sirap yang ada, mungkin Anda bisa menentukan pilihan untuk menggunakan model yang mana. Selain itu, mengetahui kelebihan dan kekurangan material yang satu ini juga bisa membantu dalam mempertimbangkannya. Semoga informasi yang diberikan mengenai salah satu jenis atap ini bisa berguna.

Kata Kunci :

memasang atap sirap

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *