Atap Pelana – Kenali Struktur, Model, dan Kelebihan Kekurangannya

Sedang mencari model atap rumah yang murah dan kekinian ? ⭐ Cek⏩ promo harga atap pelana terbaru☑️ detail struktur atap pelana & kelebihan kekurangannya!

Dalam pembangunannya, atap juga menggunakan struktur sehingga bisa terpasang dengan baik. Salah satu dari struktur atap adalah pelana. Struktur ini memiliki ciri khas sederhana dan mudah dalam pembuatannya sehingga banyak yang menyukai struktur ini.Pada umumnya, struktur dari atap ini hanya berupa dua sisi miring dan kemudian ditopang dengan dinding yang memiliki bentuk segitiga.

Tidak hanya dinding segitiga saja, material lain seperti besi dan kayu juga bisa dimanfaatkan. Namun, dinding banyak dipilih untuk menopang karena dianggap lebih hemat biaya. Agar lebih jelas simak penjelasan mengenai struktur ini di bawah.

Struktur Atap Pelana

struktur atap pelana

Angka kemiringan dari kedua sisi yaitu antara 30 hingga 45 derajat, jadi akan ada ruangan yang tercipta di bagian bawah atap. Hemat biaya dan hemat pengerjaan menjadi alasan mengapa masih banyak yang menggunakan struktur ini meskipun sudah banyak struktur yang lebih modern.

Di Indonesia, struktur ini sudah ada sejak lama bahkan hingga saat ini mulai di pedesaan hingga perkotaan bisa dijumpai.  Material rangka dari rumah atap pelana  bisa dibuat dari berbagai material yang ada di pasaran.

Beberapa rangka yang bisa dipilih mulai dari baja ringan, besi, ataupun kayu. Untuk wilayah yang lembab dan banyak rayap, rangka dari baja ringan dan besi hollow menjadi pilihan terbaik. Sebenarnya, Anda bisa memilih sendiri material rangka yang akan digunakan sesuai dengan budget dan keinginan. Biasanya atap pelana minimalis yang banyak disukai.

Ide Kreasi Model Atap Pelana

model atap pelana

Mungkin Anda berminat untuk menggunakan struktur jenis ini namun bingung dengan ide model dari atap pelana yang sederhana namun tetap modern. Untuk membantu Anda, berikut ini 4 contoh model minimalis dan kekinian:

  1. Model pelana dengan beton concrete

Contoh model atap pelana yang pertama yaitu dengan beton concrete. Model ini tidak mengharuskan Anda untuk menggunakan genteng sehingga terlihat lebih unik. Caranya yaitu dengan melakukan cor menggunakan beton concret yang dibentuk dengan struktur pelana.

  1. Model pelana asimetris

Rumah atap pelana model asimetris saat ini menjadi salah satu idaman karena lebih unik dan berbeda dibanding yang lain. Anda bisa membuat rumah model asimetris dengan menggunakan potongan yang asimetris dimana kedua sisinya tidak memiliki ukuran yang sama.

  1. Model pelana dengan nuansa modern kontemporer

Struktur atap ini sangat cocok untuk desain rumah modern kontemporer. Bahkan rumah bisa terlihat lebih nyaman dengan tambahan cerobong asap di bagian atapnya.

  1. Model pelana minimalis indah

Model terakhir adalah atap pelana minimalis dengan desain lebih terbuka. Di bawah atap yang terbuka tersebut Anda bisa membuat balkon sehingga rumah terlihat sangat nyaman. Untuk membuat rencana model ini terbilang simple.

Kelebihan Atap Pelana

atap pelana

Ada beberapa kelebihan atap pelana yang perlu Anda tahu sebelum memilih atap jenis ini. Langsung saja, berikut ini adalah beberapa kelebihannya:

  1. Bisa dipasang dengan mudah dan cepat

Pelaksanaan pekerjaan atap jenis ini sangat mudah dan cepat dibandingkan struktur lainnya. Apalagi jika Anda sudah membuat denah rencana atap pelana terlebih dahulu.

  1. Tidak gampang bocor

Dengan derajat kemiringan dari 30 hingga 45 derajat, maka air akan mengalir ke bawah dengan deras. Karena cepatnya air jatuh ke bawah maka tidak akan ada kesempatan untuk air menggenang sehingga tidak ada kebocoran.

  1. Fleksible pada implementasinya

Struktur atap ini lebih fleksible karena mampu beradaptasi dengan berbagai konsep rumah yang ada. Dari potongan pelana yang ada membuktikan bahwa struktur ini sangat fleksible.

  1. Mampu menyerap panas

Kelebihan yang terakhir adalah mampu menyerap panas dengan baik. Kemiringan yang ada pada pelana mampu menyerap panas sehingga ruang di bawah lebih sejuk dan nyaman.

Kekurangan Atap Pelana

atap pelana minimalis

Meski memiliki banyak kelebihan, namun atap ini ada beberapa kekurangan yang juga harus Anda ketahui. Berikut ini adalah kekurangan atap dengan model ini:

  1. Lebih mudah retak

Dinding penopang bisa retak dengan mudah karena cuaca yang terus mengenainya. Jadi harus ada penambahan cat atau overstek untuk mengurangi dinding terkena cuaca terus menerus.

  1. Rawan akan terjangan angin

Kekurangan atap model ini selanjutnya yaitu lebih mudah roboh apabila terkena terjangan angin. Hal tersebut bisa terjadi apabila kekuatan dari setiap sisi yang ada tidak seimbang.

  1. Rawan akan hujan deras

Tidak hanya terjangan angin, struktur jenis ini juga rawan roboh apabila terkena air hujan yang sangat deras. Jika derajat kemiringan dari struktur atap landai maka bebannya akan semakin bertambah oleh hujan sehingga lebih rawan roboh. Untuk itu rencana yang matang dibutuhkan sebelum membuatnya.

Ragam Informasi Lainnya :
Harga Baja Ringan Harga Besi Hollow
Harga Triplek Harga HPL
Besi Siku Harga Besi Beton

Itulah informasi mengenai atap pelana yang harus Anda ketahui. Pelaksanaan pekerjaan atap dengan model ini juga terbilang mudah dan cepat dibandingkan struktur jenis lainnya. Yang terpenting Anda harus membuat denah rencana atap jenis ini terlebih dahulu sehingga ada acuan untuk mengerjakannya.

Kata Kunci :

atap pelana,atap rumah pelana,konstruksi atap pelana

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *