Atap Bitumen – Kenali Jenis, Harga & Kelebihan Kekurangannya

Sedang mencari info atap rumah yang kuat dan murah ? ⭐ Cek ⏩ promo harga atap bitumen terbaru ☑️ dan ragam ukuran atap bitumen ☑️ untuk referesi anda!

Ada banyak sekali material yang digunakan untuk membuat sebuah atap, salah satu yang juga sering digunakan adalah atap bitumen. Atap jenis ini terbuat dari bahan dasar bitumen atau aspal yang dicampur dengan material lainnya yang membuatnya kokoh dan awet.

Agar lebih mengenal tentang atap ini, simak penjelasan mengenai jenis, harga, serta kelebihan kekurangannya di bawah ini. Akan kami kupas secara tuntas informasi detailnya!

Mengenal Apa itu Atap Bitumen

atap bitumen

Selain aspal atau bitumen, atap ini dibuat dengan campuran material seperti fiberglass, pasir batu, dan alga coating. Selain genteng aspal, atap jenis ini memiliki beberapa sebutan lain diantaranya yaitu atap sirap aspal dan genteng asphalt single.

Jika Anda mendengar istilah tersebut maka semuanya adalah sama yaitu bitumen. Atap jenis ini pertama kali muncul pada tahun 1904 di Amerika Serikat dan kini banyak digunakan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Jenis Jenis Atap Bitumen

Sama halnya dengan genteng lain, atap jenis ini juga dibagi menjadi beberapa jenis dan bentuk. Ketahui jenisnya tersebut agar Anda bisa memilih salah satu untuk digunakan. Adapun jenis atap jenis ini yang perlu Anda ketahui yaitu sebagai berikut:

1. Bitumen Gelombang

Atap satu ini memiliki bentuk gelombang dan cocok untuk Anda pasang sebagai atap rumah. Sama dengan atap lainnya, atap jenis ini tentu saja menggunakan material dasar berupa aspal. Sedangkan untuk material campurannya yaitu serat selulosa.

2. Bitumen Tile

Jenis atap yang kedua adalah bitumen tile. Sesuai dengan namanya, bentuk dari jenis ini adalah kotak seperti tile. Sedangkan untuk material pembuatannya yaitu kombinasi dari beberapa material diantaranya yaitu batuan granual, aspal, dan fiberglass. Batuan granual yang digunakan biasanya berwarna asli dan alami.

3. Bitumen Shingles Flat

Jenis terakhir yang harus Anda ketahui adalah bitumen shingles flat. Jenis ini menggunakan bahan yang sama seperti bitumen pada umumnya yaitu aspal, fiberglass, pasir batu, serta alga coating. Atap jenis ini bisa Anda pilih jika ingin menggunakan atap yang sederhana namun tetap kuat dan kokoh.

Harga Atap Bitumen

harga atap bitumen

Harga atap bitumen ditahun 2021 ini berkisar antara Rp. 200.000 hingga Rp. 500.000 per Meter. Pasalnya, dimensi dari atap jenis ini berbeda-beda, mulai dari 100 cm x 10 cm x 3 mm hingga 100 cm x 10 cm x 3,05 mm. Beberapa tipe atap ini memiliki warna yang beragam dan menambah daya tariknya.

Atap ini sendiri memiliki jenis yang beragam dengan merek yang berbeda-beda pula. Jenis dan merek dari atap ini kemudian menjadi hal yang berpengaruh pada harga atap bitumen di pasaran. Selain jenis dan merek, hal yang memengaruhi harga atap bitumen selanjutnya adalah dimensi.

Kelebihan dan Kekurangan Atap Bitumen

Sebelum menggunakan atap jenis ini, Anda juga perlu mengetahui apa saja kelebihan kekurangan atap jenis ini sebagai bahan pertimbangan. Yang pertama adalah kelebihan dari atap ini terlebih dahulu. Langsung saja, berikut ini adalah kelebihannya:

1. Mudah dipasang

Cara pemasangan atap bitumen terbilang mudah sehingga Anda tidak perlu khawatir. Pasalnya, atap ini termasuk ringan sehingga bisa dipasang dengan mudah dan cepat karena bisa dipindahkan tanpa kesulitan.

Selain itu, atap jenis ini juga memiliki tekstur lentur yang mudah dibentuk sehingga hanya perlu dipasang dengan material seperti perekat atau paku. Saat pemasangan hal yang perlu diperhatikan adalah kemiringan atap bitumen. Disamping kemiringan, detap atap bitumen juga perlu diperhatikan.

2. Kuat dan awet

Disamping cara pemasangan atap yang mudah, Anda juga bisa mendapatkan kelebihan dari sisi kualitasnya. Atap jenis ini menggunakan aspal serta material lain membuatnya tidak mudah pecah. Tidak heran jika banyak yang memilihnya untuk dijadikan atap rumah.

3. Kedap suara serta tahan terhadap cuaca

Karena dibuat dari material yang berkualitas, atap ini mampu meredam suara dengan baik. Jadi Anda tidak akan mendengarkan suara dari luar maupun dari dalam dengan jelas. Tidak hanya itu saja, atap ini juga tahan terhadap segala jenis cuaca. Anda tidak perlu takut bocor jika menggunakan atap ini.

4. Mudah dibentuk dan divariasikan

Kelebihan selanjutnya adalah mudah dibentuk dan divariasikan karena memiliki tekstur yang lentur. Dengan begitu maka bentuk atap bisa beragam dan rumah akan semakin indah. Untuk mempercantik atap, Anda juga bisa memilih warna yang beragam seperti hijau, merah, coklat, atau hitam.

Disamping kelebihannya tersebut, ketahui juga kekurangan dari atap jenis ini sebagai bahan pertimbangan sebelum memilih. Kelemahan dari atap ini adalah pada harganya yang terbilang cukup mahal dibandingkan dengan atap lainnya seperti atap beton, bahkan bisa sampai dua kali lipat.

Ragam Informasi Lainnya :
Harga Baja Ringan Harga Besi Hollow
Biaya Pasang Atap Baja Ringan Biaya Pasang Atap Spandek
Besi Siku Harga Spandek

Selain itu, Anda juga membutuhkan tukang dengan keahlian khusus untuk memasangnya. Pasalnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemasangan seperti detap dan kemiringan atap.

Itulah informasi mengenai atap bitumen atau yang juga dikenal dengan atap aspal. Mengetahui berbagai hal mengenai atap ini diharapkan dapat membantu Anda melakukan perancangan. Semoga informasi mengenai bitumen bermanfaat untuk Anda.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *